Wednesday, June 16, 2010

Menjadi Diri Sendiri

Diposkan oleh Martina Felesia di 10:59 PM
Di suatu desa hiduplah seorang anak perempuan yang memiliki wajah biasa-biasa saja.  Artinya ia tidak cantik sekali tapi juga tidak jelek sekali.  Meskipun demikian anak perempuan itu tampak selalu bahagia dan bersemangat dalam melakukan segala sesuatu.  Anak perempuan itu bernama Loli.

Loli punya seorang teman bernama Sisi.  Mereka bertetangga dekat dan berteman semenjak masih kanak-kanak.  Berbeda dengan Loli, Sisi selalu terlihat murung dan sedih, meskipun dikaruniai wajah yang cantik jelita dan rupawan.  Karena terlalu cantik, Sisi sering cemas dan ketakutan jika sewaktu-waktu wajahnya menjadi tidak cantik dan menarik lagi.

Meskipun Loli tidak secantik Sisi, ia memiliki banyak teman yang menyayanginya.  Tidak hanya teman-teman sepermainan, tetapi banyak juga orang dewasa yang sangat senang bertegur sapa dan mengenal dirinya.  itu semua karena Loli sangat ringan tangan dan senang membantu orang lain.  Terkadang tanpa diminta ia akan menawarkan bantuan jika dilihatnya orang lain sedang berada dalam kesulitan.  Dan yang paling menyenangkan, ia selalu bersikap ramah dan senantiasa membagikan senyuman kepada orang lain.  Tutur katanya tidak pernah menyakitkan hati orang lain.

Sisi seringkali iri kepada Loli.  Ia melihat Loli tidaklah secantik dirinya.  Tetapi banyak orang yang suka kepadanya.  Kadang-kadang ia bahkan berpikir, jangan-jangan Loli menggunakan ilmu sihir untuk membuat orang lain suka kepadanya.  Sementra itu Sisi dengan wajah cantiknya hanya sedikit mempunyai teman.  Itupun hanya beberapa orang yang memang punya unsur kepentingan dalam berteman dengan dirinya.

Pada suatu hari Sisi bertanya kepada Loli :"Apa rahasiamu sehingga banyak orang suka padamu?"

"Aku?" Loli menjawab dengan pertanyaan pendek.

"Iya, kamu.  Aku heran mengapa orang-orang itu begitu menyukai dirimu.  Padahal kamu kan biasa-biasa saja!" kata Sisi sambil lalu.

"Seingatku aku tidak punya rahasia apa-apa!" Loli menjawab lagi.

"Ah, bohong!  Lalu mengapa temanmu begitu banyak dan temanku sedikit?" Sisi bertanya lagi.

"Iya, memang tidak ada rahasia apa-apa!  Hanya saja aku selalu berusaha melakukan segala sesuatu dari hati.  Melakukan segala sesuatu dengan sukacita.  Dengan gembira.  Dengan demikian aku selalu tampak tersenyum dan bahagia.  Orang-orang senang mengenalku karena wajahku jadi tidak terlalu menyeramkan untuk dilihat!" Loli menjelaskan sambil terkekeh.

"Hanya itu?" Sisi bertanya dengan nada tidak percaya.

"Betul!  Hanya itu!  Selain itu kurasa karena aku tidak takut menjadi diri sendiri.  Aku selalu melakukan apa yang memang benar-benar kuinginkan.  Aku berusaha menikmati segala sesuatu selagi aku masih hidup.  Masih diberi kesehatan.  Jadi untuk apa bersedih jika ada kesempatan untuk berbahagia?  Apalagi kamu.  Kamu cantik dan menarik. Untuk apa selalu sedih dan bermuram durja sehingga orang lain takut untuk mendekatimu? "tanya Loli lagi.

Sisi tertunduk malu.  Tiba-tiba dia sadar bahwa selama ini ia terlalu manja dan menyombongkan diri sendiri.  Ia jarang menolong orang lain dan tidak pernah bersikap ramah kepada siapapun juga.  Ia selalu merasa bahwa orang lain itu tidak penting karena ia lebih cantik dari mereka.  Dan satu lagi ia hampir tidak pernnah memamerkan senyum manisnya kepada orang lain.  Jadi biarpun cantik ia terlihat jutek di mata teman-teman dan orang lain yang mengenalnya.  Itu sebabnya ia tidak punya banyak teman seperti Loli.

Sejak hari itu, Sisi jadi berubah drastis.  Ia menjadi seorang yang selain cantik tapi juga menarik luar dalam.  Pelan tapi pasti, ia juga mulai punya banyak teman seperti Loli.  Sekarang tidak ada seorangpun yang takut mendekatinya.  Semua orang ingin menjadi temannya.

So, what about you?

0 komentar:

Post a Comment

 

All About Kids Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting